Lhokseumawe - Pemerintah Kota Lhokseumawe menggelar peringatan Nuzulul Quran yang bertepatan dengan 17 Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Agung Islamic Centre Lhokseumawe, Jumat (6/3) malam. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang diikuti jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat.
Peringatan tahun ini mengangkat tema “Al-Qur’an sebagai Referensi Kebangkitan Ekonomi Umat.” Tausiah disampaikan oleh Dr. Tgk. H. Awwalul Zikri, Lc., MA, dosen IAIN Aceh Timur sekaligus pimpinan Pesantren Dar Faqih Qurani Aceh Timur.
Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah (DSIPD) Kota Lhokseumawe, Sufri, S.Ag., M.M, mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk menyemarakkan peringatan Nuzulul Quran sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe, para jamaah, pengisi acara, serta semua pihak yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
Sementara itu, Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H. menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan Lhokseumawe sebagai kota yang aman, damai, dan kondusif melalui penguatan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, hal tersebut dapat terwujud jika umat Islam mampu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup serta cerminan akhlak dalam kehidupan sosial.
Dalam tausiyahnya, Dr. Tgk. H. Awwalul Zikri menjelaskan bahwa Nuzulul Quran merupakan peristiwa turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril di Gua Hira pada 17 Ramadhan tahun 610 Masehi. Ia juga menegaskan bahwa Al-Qur’an tidak hanya menjadi pedoman ibadah, tetapi juga memuat prinsip-prinsip yang dapat menjadi dasar kebangkitan ekonomi umat, seperti keadilan, kerja keras, dan pemerataan kesejahteraan.

Peringatan Nuzulul Quran ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanahan Kota Lhokseumawe, Safaruddin, S.T, M.T beserta ASN Dinas Pertahanan. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa bersama, dengan harapan nilai-nilai Al-Qur’an semakin tertanam dalam kehidupan masyarakat Kota Lhokseumawe.
.png)