Menteri Ekraf Dukung UMKM Lhokseumawe Naik ke Pasar Nasional dan Global melalui Bazar Ramadhan 2026

Lhokseumawe- Untuk mendorong perkembangan brand lokal Lhokseumawe, Teuku Riefky Harsya, selaku Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf)/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, secara resmi membuka Bazar Ramadhan Lhokseumawe Tahun 2026 pada Rabu (25/02/2026).

Bazar Ramadhan tersebut digelar di Lapangan Hiraq, Kota Lhokseumawe, dan akan berlangsung selama lima hari, hingga 1 Maret 2026. Acara ini menjadi ajang promosi bagi pelaku usaha dan brand lokal untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat yang lebih luas.

Dalam arahannya, Teuku Riefky Harsya menyampaikan bahwa saat ini potensi ekonomi kreatif terus dikembangkan oleh para kepala daerah. Hal ini terlihat dari meningkatnya hasil investasi, nilai ekspor, jumlah tenaga kerja, serta kontribusi ekonomi kreatif terhadap daerah yang tumbuh signifikan dalam beberapa tahun terakhir, khususnya pada tahun 2025.

Tidak hanya itu, Teuku Riefky Harsya juga mengatakan bahwa sektor ekonomi kreatif saat ini menjadi salah satu bidang kerja yang paling diminati oleh generasi muda. Hal ini terlihat dari lebih dari 50 persen pelaku industri kreatif yang berasal dari kalangan anak muda. Selain itu, banyak kepala daerah memanfaatkan sektor ekonomi kreatif untuk membuka lapangan kerja baru dan membantu mengurangi angka pengangguran di daerahnya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, atas dukungan anggaran yang telah diberikan sehingga Bazar Ramadhan tahun ini dapat terlaksana.

“Terima kasih kepada Menteri Ekonomi Kreatif, bang Teuku Riefky Harsya, atas dukungan dan bantuan anggaran sehingga Bazar Ramadhan ini dapat terlaksana,” ujar Sayuti Abubakar.

Mengusung tema “Ramadhan Berkah, Ekonomi Kreatif Tumbuh”, bazar ini menjadi wadah untuk meningkatkan ibadah, memperkuat ekonomi kreatif, serta mempromosikan produk lokal Kota Lhokseumawe.

Selain diikuti oleh pelaku usaha dari Lhokseumawe, bazar ini juga menghadirkan stan dari Kabupaten Aceh Utara. Hal ini karena anggaran yang diberikan dapat digunakan untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif, termasuk bagi wilayah yang terdampak bencana.

Kegiatan ini menjadi momentum kebangkitan ekonomi kreatif dan UMKM pascabencana, sekaligus membantu memulihkan ekonomi daerah serta menjadi bagian dari syiar Ramadhan.

Di Kota Lhokseumawe, pembangunan gedung kesenian juga ditargetkan selesai tahun ini. Nantinya, gedung tersebut akan difungsikan sebagai rumah kreatif pemuda. Program ini sejalan dengan upaya dan program Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif di daerah.

Dinas Pertanahan Kota Lhokseumawe juga turut hadir dalam pembukaan Bazar Ramadhan Tahun 2026. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Dinas Pertanahan ikut meninjau dan melihat langsung berbagai stan UMKM yang berpartisipasi. Kehadiran ini menjadi bentuk dukungan terhadap para pelaku usaha lokal serta upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah.